Permulaan sejarah Islam akan kembali kepada masa-masa di mana Nabi Muhammad Saw beribadah terhadap Dzat yang dicintainya di gua hira. Nabi Muhammad Saw dalam beberapa waktu lamanya dalam setiap tahun pergi ke gua Hira untuk menyepi dengan Tuhannya dan bertafakur atas segala masalah[1]. Pada suatu hari ketika Muhammad tengah sibuk dengan munajat-munajat yang ia lantunkan, [...]
-
Meta
Menu
Blogroll
Site
Wordpress Support
Negara Pengakses
Blogger Isyraq- Hukum Kloning dalam Islam
- Benarkah Isa itu Anak Tuhan?
- Benarkah Syiah Mencela Para Sahabat?
- Arti Ummu Abiha dan Batul bagi Fatimah Zahra
- Menolak Mazhab Determinisme
- Aristoteles itu Nabi bukan Sih?
- Mengapa Syiah lebih unggul daripada Mazhab Lainnya?
- Ayat-ayat Sang Baginda
- Hakikat Muhammadiyah
- Ini dia Alasan Mengapa Ali membaiat Para Khalifah?



Di antara penggalan doa Sayidah Zahra: “Ya Allah sesungguhnya Aku memohon kekuatan untuk beribadah kepada-Mu, kejelasan tantang Kitab-Mu, serta pemahaman akan hukum-Mu. Ya Allah, salawat senantiasa tercurah bagi Muhammad Saw beserta keluarga sucinya, Janganlah kau jadikan Al-Qur’an jauh dari jangkauan kami, jembatan menjadi tempat tergelincirnya kami, dan jangan jadikan Muhammad Saw beserta keluarganya berpaling dari kami.” Balad al-Amin, hal. 101 
